Kronologi kecelakaan Avanza vs kereta api di Bintaro
Merdeka.com - Mobil Toyota Avanza warna putih B 1707 TQY yang dikendarai oleh Iwan (30) dan penumpang H Rahmad (52) serta sepeda motor Honda Beat B 6678 FKJ yang dibawa Rian ditabrak Kereta Api Patas Merak jurusan Tanah Abang di Perlintasan KA Pasar Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (11/2) pagi. Akibat tabrakan, mobil mini bus itu ringsek tapi beruntung nyawa Iwan dan Rahmad masih bisa selamat walaupun dalam kondisi kritis.
Menurut keterangan petugas jaga pintu perlintasan KA Pasar Bintaro, Ocepi Arya (20) dan Dahlan (50), mobil Avanza itu menerobos pintu perlintasan yang sudah tertutup.
Berikut kronologi, kecelakaan tersebut yang didapat dari Arya dam Dahlan.
Pukul 09.05 WIB
Mobil Toyota Avanza hendak menuju arah Tanah Kusir dari arah Pasar Bintaro, Pesanggrahan Jakarta Selatan. Saat melintas tepat di perlintasan kereta api Pasar Bintaro kondisi pintu perlintasan saat itu telah ditutup karena KA Patas Merak menuju Tanah Abang akan melintas.
Namun sopir Avanza tidak sabar padahal lalu lintas di depan perlintasan tidak bergerak lantaran macet. Mobil yang dikemudikan Iwan itu memaksa melintas dengan bantuan 'pak ogah' (warga yang mengatur lalu lintas dan minta bayaran). Sempat terjadi cekcok antara 'pak ogah' dengan penjaga perlintasan karena memaksakan mobil untuk melintas. 'Pak ogah' bersikukuh agar penjaga perlintasan tidak turut campur.
Pukul 09.10 WIB
Tidak lama setelah cekcok, akhirnya mobil Toyota yang dikemudikan Iwan merangsek masuk di perlintasan. Tidak berapa lama berselang, KA Patas Merak melaju dari arah Pondok Aren menuju Tanah Abang. Melihat itu, Ocepi Arya mencoba memberikan tanda bendera merah karena ke arah KA untuk berhenti. Namun KA tidak bisa berhenti mendadak dengan posisi melaju cepat dan langsung menabrak mobil Avanza hingga terpental sejauh 20 meter.
Disaat bersamaan, tepat di samping kiri mobil Avanza ada 3 sepeda motor. Satu sepeda motor Honda Beat B 6678 FKJ yang dikendarai Rian juga ikut terseret mobil tersebut dan korbanpun pingsan setelah terpental beberapa meter dari perlintasan.
"Pengendara sepeda motor pingsan, bagian belakang motornya rusak," kata Arya kepada merdeka.com saat berbincang di lokasi kejadian, Senin (11/2).
Pukul 09.20 WIB
Warga berkerumun di lokasi kejadian dan coba mengevakuasi para korban. Iwan dan H Rahmad berhasil dievakuasi setelah dengan balok oleh warga dalam posisi terjepit di dalam mobil dengan luka parah pada bagian tubuhnya terutama pada bagian kepala yang berlumuran darah. Sedangkan Rian, pengendara sepeda motor ditolong warga tidak jauh dari lokasi kejadian dengan posisi tidak sadarkan diri.
"Luka parah penumpangnya, pas digotong masih nafas penumpang minta tolongin secepatnya karena takut meninggal, posisi stir sampe keluar," kata Arya.
Pukul 09.40 WIB
Petugas Kepolisian yang datang ke lokasi kejadian kemudian membawa para korban ke RS Suyoto Bintaro untuk mendapatkan pertolongan. Sedangkan bangkai mobil Avanza yang hancur dievakuasi oleh petugas di bawah tol Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Saat ini Unit Satuan Reserse Kriminal Polsek Pesanggrahan sedang mengejar 'pak ogah' yang meloloskan mobil Avanza yang dikemudikan Iwan hingga tertabrak KA Patas Merak.
"Pak Ogah yang melepas mobil Toyota Avanza itu sedang dikejar Unit Reskrim," kata Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Selatan, AKP Sigit Purwanto kepada merdeka.com. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya