Kritik keras politisi DPR, TNI-Polri terus-terusan diserang di Papua
Merdeka.com - Tiga orang anggota polisi tewas dan dua orang luka setelah kelompok sipil bersenjata menyerang Polsek Sinak di Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (27/12) malam. Mereka juga mengambil tujuh pucuk senjata api yang ada di Polsek.
Identitas anggota kepolisian yang meninggal itu, yakni; Briptu Ridho, Bripda Arman, dan Bripda Ilham. Sedangkan yang mengalami luka tembak yakni; Briptu Suma dan Bripda Rian.
Tujuh pucuk senjata api yang diambil kelompok penyerang yakni jenis AK 47 dan SS 1 masing-masing dua pucuk, serta jenis mouser tiga pucuk beserta amunisi satu peti.
Penyerangan terhadap anggota Polri maupun TNI di wilayah konflik tak kali ini saja terjadi. Sebelumnya, sederet sejarah peristiwa penyerangan yang kerap berujung hilangnya nyawa petugas. Hal itu membuat para politikus di DPR berang.
"Justru itu, kenapa kok tidak mengantisipasi, kenapa tak diketahui sampai terjadi penembakan," kata anggota Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin saat dihubungi merdeka.com, Senin (28/12). (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya