KRI Semarang Meluncur ke Babel Bantu Pasokan Oksigen
Merdeka.com - Kelangkaan oksigen akibat Pandemi Covid-19 tidak cuma di kawasan Jawa. Sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Kepulauan Bangka Belitung juga mengalami hal sama. Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Roesman berkoordinasi dengan Komandan Lanal Babel Kolonel Laut (P) Fajar Hernawan untuk mencari solusi.
Mendapat persetujuan dari Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, pihaknya mengirimkan KRI Semarang-594. Rencananya, berangkat dari Pangkalan Surabaya pada hari Minggu (8/8) pukul 15.00 WIB menuju ke Babel dan diperkirakan tiba di Perairan Belitung pada Selasa (10/8).
Untuk diketahui, KRI Semarang-594 merupakan jenis Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) buatan PT. PAL Surabaya. Di mana memiliki panjang 124 meter dan lebar 21,8 meter serta diawaki oleh 146 personel.
Sebagai Kapal Bantu Rumah Sakit, KRI Semarang-594 memiliki kemampuan medis yakni Kontainer Medis Ruang Oxygen Generator yang mampu memproduksi oksigen secara terus menerus selama 24 jam dan dapat menghasilkan pengisian Oksigen dalam sehari sebanyak 72.000 liter. Kapal ini juga dilengkapi Kontainer Medis Ruang Laboratorium, Kontainer Medis Ruang Laundry, Kontainer Medis Ruang CSSD (Central Sterile Supply Departement), Kontainer Medis Ruang Operasi 1, Kontainer Medis Ruang Operasi 2, Kontainer Medis Ruang Perawatan, Kontainer Medis Ruang Perawatan 2, Kontainer Medis Ruang Radiologi/Rontgen dan Tenda Isolasi bertekanan negatif.
Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Fajar Hernawan menyampaikan, keberadan KRI Semarang-594 sebagai wujud kerjasama TNI AL dengan Pemprov Babel dalam rangka untuk membantu memback up rumah sakit di Belitung. Di mana saat ini alat produksi oksigennya mengalami kerusakan, sehingga diharapkan dapat membantu mengatasi kelangkaan oksigen dibeberapa rumah sakit di masa Pandemi Covid-19.
"Nantinya KRI Semarang-594 akan lego jangkar disekitar Tanjungpandan, selanjutnya oksigen-oksigen akan ditransfer menggunakan Landing Craft Utility (LCU) ke darat, untuk seterusnya disalurkan ke beberapa rumah sakit yang mengalami kekurangan oksigen di wilayah Babel," ujar Danlanal dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Minggu (8/8).
Sementara itu, Roesman menyambut baik hal ini dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI AL yang telah mengirimkan bantuan oksigen melalui KRI Semarang-594. Dengan bantuan ini, ia berharap permasalahan kelangkaan oksigen di wilayah Kepulauan Babel dapat segera teratasi.
"Selama ini Pemprov Babel telah melaksanakan kerjasama dengan pihak TNI AL dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung antara lain dengan serbuan vaksin, monitoring dan penegakan PPKM, dan imbauan kepada masyarakat tentang penerapan 5M secara disiplin," kata Roesman.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya