Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, Komisi I Akui Anggaran Perawatan Alutsista Kurang

KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, Komisi I Akui Anggaran Perawatan Alutsista Kurang Kapal selam KRI Nanggala 402. ©2021 youtube

Merdeka.com - Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno alias Dave Laksono menuturkan, anggaran perawatan alutsista TNI saat ini belum mencukupi. Meski pemerintah menganggarkan untuk perawatan, tetapi belum menutupi untuk kebutuhan perawatan seluruh alutsista milik TNI.

"Seluruh peralatan tempur kan banyak. Tetapi jumlahnya tidak sedikit juga, besar. Tetapi memang kebutuhannya sangat lebih tinggi dari pemerintah anggarkan," ujar Dave saat dihubungi, Kamis (22/4).

Pernyataan itu mengomentari peristiwa hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402. Komisi I DPR RI mendorong perlu adanya peremajaan alutsista.

Menurut Dave, kurangnya anggaran ini berdampak terulang lagi peristiwa kecelakaan anggota TNI. Ia pun mendorong perlu ditinjau kembali operasional operasi militer. Diduga memang ada masalah di anggaran.

"Ada anggarannya cuma anggaran berapa, kebutuhan berapa juga operasional tuntutan melakukan pelatihan besar ya memang tidak menutupi, masih jauh dari kebutuhan basic. Akibatnya beberapa kali terjadi peristiwa seperti ini. Harus ditinjau ulang SOPnya daripada operasi militer TNI," jelas politikus Golkar ini.

Lebih lanjut, Dave menduga pemotongan anggaran pertahanan juga berdampak. Sejak Pandemi Covid-19, sejumlah anggaran kementerian/lembaga dipotong dan dipusatkan untuk penanganan pandemi.

"Sekarang pemerintah, ekonomi global sedang menurun dampak kepada pendapatan pemerintah sekarang, dana pemerintah banyak digenjot habis untuk penanganan covid. Jadi memang semua saling berkaitan," katanya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP