Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPU Tangsel: 854 Kertas Suara Rusak

KPU Tangsel: 854 Kertas Suara Rusak Surat suara Pilkada Depok. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan menemukan adanya ratusan surat suara rusak dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020. Hal tersebut, baru terekapitulasi dari hasil pelipatan kertas suara selama 5 hari sejak Rabu (25-29/11) kemarin.

"Hasil rekapitulasi dari pelipatan kertas yang dilakukan sejak Rabu, ada sekira 854 surat suara yang rusak," kata Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro dikonfirmasi, Senin (30/11).

Dia menerangkan, kertas suara pilkada yang rusak itu, baru diketahui dari hasil pelipatan kertas suara yang dilakukan tenaga profesional selama 5 hari kerja, sejak Rabu hingga Minggu 29 November sore.

Kertas suara rusak itu, karena mengalami cacat secara fisik. Seperti gambar pasangan calon yang berbayang, potongan kertas tidak simetris dan tidak ada cetakan bubuhan tanda tangan petugas PPS.

"Surat suara itu ada dua muka. Sisi dalam dan luar. Sisi dalam gambar paslon, sisi luar yang biasa ditandatangani PPS. Nah yang nggak ada cetakannya sisi luar, kebanyakannya itu. Selain itu potongan tidak simetris, surat suara lecek, kusut atau kertasnya keriput gitu," jelas Bambang.

Sebelumnya, 1.001.874 kertas suara Pilkada Tangsel, tiba pada Selasa (24/11) sore kemarin, yang dikirim langsung dari perusahaan percetakan kertas suara di wilayah Gresik, Jawa Timur.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP