KPU Tak Tutup Kemungkinan Ubah Format Debat
Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berjanji terus berbenah demi menemukan formula terbaik penyajian debat Pemilihan Presiden 2019. KPU tak menutup kemungkinan mengubah mekanisme debat ke dua dan seterusnya.
"Bisa jadi (berubah), perlu saya sampaikan di sini bahwa prosedur tetap kami setiap kami melakukan kegiatan kami evaluasi. Kami akan melibatkan banyak pihak sehingga debat kedua nanti bersifat penyempurnaan," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.
Evaluasi pasca debat Pilpres pertama, 17 Januari 2019, akan melibatkan peserta Pemilu, masyarakat, akademisi, dan pemerhati. Bila dirasa perlu, konsep debat kedua berbeda dengan pertama. Konsep debat ketiga berbeda dengan konsep debat kedua, dan seterusnya.
"Evaluasi ini setiap debat dilaksanakan guna penyempurnaan debat berikutnya," terang Wahyu.
Debat pertama akan terdiri dari enam segmen. Segmen pertama adalah pembuka dengan penyampaian visi-misi kedua pasangan. Segmen dua dan tiga adalah menjawab pertanyaan terbuka dari tiap panelis.
Segmen empat dan lima, adalah pertanyaan tertutup yang dilempar masing-masing pasangan calon. Kemudian terakhir, adalah pernyataan penutup kedua pasangan calon untuk kampanyekan Pemilu damai 2019.
Reporter: Muhammad Radityo
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya