Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPU ingatkan warga tak bawa handphone saat mencoblos

KPU ingatkan warga tak bawa handphone saat mencoblos Ketua KPU DKI Sumarno. ©2017 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno mengajak seluruh warga DKI Jakarta datang ke setiap masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih Gubernur dan wakil Gubernur Jakarta, Rabu (13/2) nanti. Namun, Sumarno mengingatkan agar pemilih tidak membawa handphone (HP) saat mencoblos.

"Dalam pemungutan suara nanti, pemilih tidak diperkenankan membawa kamera atau HP kamera ke bilik suara. Kalau ke TPS boleh tapi saat ke bilik suara akan ada petugas yang akan memeriksa," kata Sumarno di Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Senin (13/2).

Sumarno mengatakan, KPU akan mengeluarkan surat edaran berupa imbauan agar warga tak membawa handphone saat mencoblos. Menurut dia, apabila imbauan itu tak digubris petugas kelompok penyelenggaraan pemungutan suara (KPPS) tak segan untuk mengamankan handphone milik warga tersebut.

"Apabila ditemukan ada pemilih yang bawa, kan sudah diimbau. Kita lebih pada pencegahan. Nah petugas KPPS sita HP. Sanksinya, mereka tetap gunakan hak pilih karena itu hak mereka tapi HP ditaruh di tempat disediakan petugas. Prinsip hanya cegah. Kalah ngotot ya nggak masuk ke bilik suara," jelasnya.

Dia pun mengingatkan warga mengenai tata cara mencoblos yang benar sesuai aturan KPU. Sumarno mengatakan, pencoblosan yang benar ialah menggunakan alat coblos telah disediakan petugas KPPS.

"Mohon HP-nya ditaruh, dan di bilik suara tidak membawa apa-apa dan mencoblos pilihannya menggunakan alat coblos yang disiapkan. Tidak boleh mencoblos dalam cara merobek salah satu paslon. Karena itu tidak sah dan menjadi perhatian. Begitu kelar HP-nya diambil lagi," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP