KPK serahkan CCTV yang rekam penyiraman Novel Baswedan ke polisi
Merdeka.com - Polda Metro Jaya telah mengambil Closed Circuit Television (CCTV), yang sempat disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). CCTV yang berjumlah satu itu berada di sekitar rumah Novel Baswedan, merekam kejadian saat penyiraman air keras.
"Iya, sudah kami terima sejak tadi malam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (13/4).
Argo menjelaskan, saat ini penyidik tengah mendalami hasil rekaman tersebut. Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui apa isi dalam rekaman itu.
"Masih didalami penyidik. Belum tahu (rekaman kejadian). Saya belum lihat rekamannya," ujar Argo.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyebut penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mengamankan CCTV di rumah Novel Baswedan. Jumlahnya satu unit.
Demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dihubungi wartawan. "Di rumahnya yang bersangkutan, (CCTV) ada sekitar situ diambil KPK, kan inventarisnya KPK. Cuma satu (CCTV)," ujarnya, Selasa (11/4).
Argo menambahkan, polisi hingga kini sudah meminta keterangan dari enam orang saksi. Mereka merupakan warga sekitar yang mendengar teriakan Novel usai disiram air keras.
"Sudah enam orang. Yang tahu, melihat, mendengar toh tentunya," tuturnya.
Meski demikian, lanjut Argo, penyidik belum mendapat titik terang. Masih menunggu hasil olah TKP.
"Belum bisa analisa, masih olah TKP, dan minta keterangan saksi-saksi. Dan belum bisa mengandai andai atau mencurigai, menduga duga. Yang penting harus sesuai fakta sesuai di lapangan," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya