KPK segel sejumlah ruangan dan mobil usai tangkap Bupati Purbalingga
Merdeka.com - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sejumlah ruangan usai menangkap tangan Bupati Purbalingga Tasdi. Selain ruangan, tim penindakan juga menyegel kendaraan roda empat berwarna hitam.
"Ada sejumlah ruangan dan benda yang kami lakukan KPK line (segel)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (5/6).
Febri enggan merinci ruangan dan kendaraan yang disegel oleh tim penindakan KPK. Namun diduga ruangan dan kendaraan tersebut berkaitan dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan Bupati Tasdi.
Febri mengatakan, penyegelan sejumlah ruangan dan kendaraan merupakan bagian dari penindakan. "Sebagai tindakan awal di lapangan," ujar Febri.
Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Senin 4 Juni 2018 malam, tim penindakan KPK mengamankan enam orang, empat di Purbalingga dan dua di Jakarta.
Dua dari enam orang yang diamankan diketahui adalah Bupati Purbalingga Tasdi dan Kepala Unit Lelang Pengadaan (ULP). Bersama mereka, tim penindakan mengamankan sejumlah uang.
Informasi yang dihimpun, uang yang diamankan sekitar Rp 100 juta dan berkaitan dengan tindak pidana suap proyek pembangunan di Kabupaten Purbalingga.
Kini, pihak yang diamankan di Purbalingga dan Jakarta akan menjalani pemeriksaan secara intensif di markas antirasuah. Bupati Tasdi sendiri tiba di Gedung KPK sekitar pukul 04.59 WIB.
Tasdi yang mengenakan kemeja ungu lengan panjang dan celana cokelat ini sempat memperlihatkan tanda metal dengan tangannya. Tasdi pun langsung digiring tim penindakan menuju lantai dua ruang pemeriksaan.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status Bupati Tasdi dan lima orang lainnya yang diamankan.
Bupati Tasdi diketahui resmi menjabat sejak 15 Februari 2016. Sebelum menjabat Bupati, dia merupakan Ketua DPRD Purbalingga dua periode, 2004-2009 dan 2009-2014.
Selain itu, Tasdi juga sempat menjabat sebagai Wakil Bupati Purbalingga 2014-2015. Ia saat ini juga menduduki posisi Ketua DPC PDI Perjuangan Purbalingga periode 2015-2020.
Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya