Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPK periksa saksi terkait kasus suap bupati Buol

KPK periksa saksi terkait kasus suap bupati Buol kasus bupati buol sulteng. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi terus melakukan pendalaman terkait hasil operasi tangkap tangan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. Hari ini KPK memanggil beberapa orang saksi yang diduga mengetahui kasus mengenai pemberian sesuatu hak terkait Perizinan HGU Perkebunan di Kabupaten Buol.

"Hari ini pemeriksaan Sekretaris pribadi dari tersangka Gondo Sudjono, Elisabeth Kusumarini," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Selasa (3/7).

Selain Elisabeth, diketahui KPK juga akan memeriksa beberapa nama dari PT Hardaya Inti Plantations untuk dimintai keterangannya sebagai saksi untuk dua tersangka Anshori dan juga Gondo Sudjono yang telah ditangkap KPK beberapa waktu yang lalu.

"Hari ini KPK juga akan memeriksa Kirana. Wijaya dan juga Melina Suwansi untuk dimintai keterangannya hari ini," tandas Priharsa.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Selasa (26/6), KPK melakukan operasi tangkap tangan di Buol, Sulawesi Tengah. Seorang pengusaha berinisial A diketahui bernama Anshori, Manager di Perusahaan kelapa sawit bernama Hardaya Inti Plantation milik pengusaha Tati Murdaya.

Bupati Buol Amran Batalipu juga jadi tersangka. Amran terlibat kasus penyuapan penerbitan hak lahan kelapa sawit sebagai pihak penerima suap.

KPK pun menangkap tiga orang yang merupakan rekan kerja Anshori. Ketiganya merupakan pihak swasta yang diduga sebagai pemberi suap. Satu orang telah ditetapkan tersangka yakni inisial GS dan dua orang lainnya D dan S akhirnya dilepas setelah diperiksa secara intensif. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP