KPK Periksa Markus Nari, Politisi Golkar Tersangka Korupsi e-KTP
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan anggota Komisi II DPR RI dari fraksi Golkar, Markus Nari.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, Markus Nari diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka," tutur Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (1/4).
Markus Nari tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, dia belum juga ditahan KPK.
Dalam perkara e-KTP ini KPK sudah mengantarkan tujuh orang ke dalam penjara.
Ketujuh orang tersebut dinilai hakim terbukti melakukan kerugian negara Rp 2,3 triliun dari proyek sebesar Rp 5,9 triliun.
Yakni mantan pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri Irman dan Sugiharto yang masing-masing 15 tahun penjara, mantan Ketua DPR Setya Novanto yang juga 15 tahun penjara, pengusaha Andi Narogong selama 13 tahun penjara, dan Anang Sugiana Sudihardjo seberat 6 tahun penjara.
Sedangkan Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Massagung masing-masing 10 tahun penjara. Sementara itu, politikus Partai Golkar Markus Nari masih menjalani proses penyidikan.
Reporter: Nanda Perdana
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya