Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPK Panggil Pejabat Kementerian PU-PR Terkait Kasus Suap Air Minum

KPK Panggil Pejabat Kementerian PU-PR Terkait Kasus Suap Air Minum Gedung baru KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Kementerian Pekerjaan Umum Perumahah Rakyat (PU-PR). Mereka diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan SPAM tahun anggaran 2017-2018.

Para saksi yang dipanggil antara lain, Kasatker PSPAM Sulawesi Tengah Sultan Ahmad, Kasatker PSPAM Sumatera Utara Popi Pradianti Hastuty, dan PPK SPAM Strategis Juliana Lestari. Selain itu, mantan PPK SPAM Strategis Henny Wardhani Simarmata.

"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ARE (Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, Kepala Satuan Kerja SPAM)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (15/2).

Terkait kasus ini, KPK juga memanggil dua PNS Kementerian PUPR bernama Ferry, Aryananda Sihombing, dan Makhrudin. Ketiganya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Teuku Moch Nazar.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun anggaran 2017-2018.

Delapan tersangka tersebut yakni, Direktur Utama PT Wijaya Kusuma Emindo (PT WKE) Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih Wahyudi, Direktur Utama PT Tashida Sejahtera Perkasa (PT TSP) Irene Irma, dan Direktur PT TSP, Yuliana Enganita Dibyo. Keempatnya diduga sebagai pihak pemberi suap.

Sedangkan sebagai penerima suap, KPK menjerat empat pejabat Kementerian PUPR, yakni Kepala Satuan Kerja (Satker) SPAM Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satker SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, serta PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin.

Diduga, empat pejabat Kementerian PUPR menerima suap untuk mengatur lelang terkait proyek pembangunan sistem SPAM tahun anggaran 2017-2018 di Umbulan 3-Pasuruan, Lampung, Toba 1 dan Katulampa. Dua proyek lainnya adalah pengadaan pipa HDPE di Bekasi dan daerah bencana Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.

Reporter: Lizsa Egeham

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP