KPK minta kasus Komjen Budi jangan jadi ajang adu domba
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan kasus dugaan gratifikasi dan suap melilit Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan bukan hendak menjerat institusi Polri. Deputi Pencegahan KPK Johan Budi menyatakan jangan sampai perkara itu dipakai buat ajang mengadu domba kedua lembaga penegak hukum itu.
"Saya Deputi Pencegahan yang tentu bertugas untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan antar institusi. Jangan sampai ini direduksi jadi persoalan antara KPK dan Polri," kata Johan kepada para pewarta di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/1).
Johan menyatakan KPK tetap menghormati upaya hukum dilakukan Komjen Budi dengan jalur praperadilan ataupun melaporkan pimpinan KPK ke Kejaksaan Agung atau Mabes Polri. Tetapi, dia menyatakan KPK siap meladeni perlawanan Komjen Budi.
Johan mengimbau kepada pihak-pihak yang ingin memperkeruh suasana supaya menghentikan aksinya mengadu domba KPK dan Polri. Sebab menurut dia, saat ini hubungan KPK dan Polri dalam hal pemberantasan dan pencegahan korupsi sedang bagus-bagusnya. Hal itu terbukti dalam jalinan kerja sama dan koordinasi supervisi pengelolaan sumber daya alam di seluruh Indonesia. Bahkan menurut dia, dari kerja sama itu berhasil menambah pemasukan sampai Rp 13 triliun ke kas negara.
"KPK-Polri tidak ada kaitannya. Apalagi ini mencoba menarik-narik, mengkait-kaitkan dengan peristiwa tiga atau empat tahun yang lalu. Saya rasa ini bukan persoalan lembaga," ujar Johan.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya