KPK minta Hadi Poernomo kooperatif untuk kurangi dosa
Merdeka.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas meminta tersangka kasus keberatan pajak BCA, Hadi Poernomo untuk kooperatif selama pemeriksaan. Kerja sama Hadi diyakini mampu mengungkap tersangka lain kasus tersebut dan mengurangi dosa atas tindak korupsi.
"Itu nanti kita minta kepada tersangka dan saksi-saksi untuk lebih fokus terbuka saja. Pertama ini kan bagaimana juga untuk kepentingan kembali kepada rakyat. Jadi kalau ada tersangka, saksi-saksi, terbuka, rakyat akan peroleh lagi sebagian haknya yg diambil lewat korupsi," ujar Busyro di KPK, Jakarta, Selasa (22/4).
"Mungkin kedua, membantu untuk melihat anatomi dan struktur pelakunya itu siapa lagi. Ketiga, mengurangi dosa," ujarnya.
Pasalnya, Busyro yakin ada kemungkinan tersangka lain dalam kasus ini. Namun, harus dicari bukti-buktinya terlebih dulu.
"Mungkin juga tapi semuanya harus berbasis kepada bukti-bukti. Ini kan sedang dikembangkan, 2 alat bukti yang saling dukung rumusnya itu," jelasnya. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya