KPK minta data dan keterangan tambahan ke Ahok soal 'dana siluman'
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan adanya 'dana siluman' dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Kasus ini mencuat setelah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membeberkan ke publik yang berujung melaporkan temuannya ke KPK pada Jumat (27/2) .
Pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua KPK Johan Budi SP mengatakan, melalui tim pengaduan masyarakat (dumas) KPK telah meminta data tambahan kepada Ahok. "Hari Jumat kemarin tim dumas KPK minta data tambahan ke Tim nya Ahok," kata Johan saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (9/3).
Selain itu, Johan menuturkan selain data, timnya sudah meminta keterangan lebih rinci terkait adanya penggelembungan dana di APBD DKI. "Sekaligus meminta keterangan tambahan," jelasnya.
Lebih jauh, Johan menegaskan KPK akan terus menggali informasi baik data maupun keterangan menyangkut kasus ini. "Jadi masih di tindak lanjut sama KPK," tegasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya