KPK: Kami bukan zionis atau alat penguasa
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengeluarkan bantahan dalam kemelut penyidikan kasus suap pengurusan kuota impor daging, yang menyeret Partai Keadilan Sejahtera. Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, KPK tidak memiliki agenda politis dalam mengusut perkara itu.
"Ada yang kaitkan kami sebagai alat penguasa, ada yang bilang agen zionis. Pimpinan KPK itu muslim semua, ada yang puasa Nabi Daud. Pak Abraham itu selalu puasa Senin-Kamis," kata Johan dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (13/5).
Johan membantah pemeriksaan terhadap Presiden PKS, Anis Matta, hari ini tidak bermaksud politis. Menurut dia, pemeriksaan hari ini lantaran penyidik memerlukan beberapa informasi dari Anis.
Sebelumnya politikus PKS Hidayat Nurwahid melempar isu ada konspirasi zionis di balik penangkapan KPK.
Hidayat menambahkan, adanya dugaan konspirasi zionis di balik kasus ini bukan semata-mata muncul begitu saja. Dia membeberkan, indikasi ini diperkuat dengan kehadiran Duta Besar Amerika Scot Marciel sebelum terjadi penangkapan oleh KPK.
Hidayat menduga, hal ini dilakukan Amerika Serikat (AS) karena peran PKS yang besar dalam membantu dan mengkampanyekan kemerdekaan Palestina, sehingga diyakini menimbulkan kebencian kaum zionis internasional.
"Mungkin juga ada konspirasi kelompok zionis yang ingin menjatuhkan PKS," tandasnya. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya