Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPK harap Bamsoet punya perhatian dalam upaya pencegahan korupsi

KPK harap Bamsoet punya perhatian dalam upaya pencegahan korupsi jubir KPK Febri Diansyah. ©2017 Merdeka.com/rendi

Merdeka.com - Bambang Soesatyo telah resmi menjadi ketua DPR. Bambang Soesatyo sebelumnya menjadi salah satu politisi DPR yang menyetujui dibentuknya pansus hak angket KPK.

Di bawah kepemimpinan politisi Golkar itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap DPR punya perhatian lebih dalam upaya pencegahan korupsi di lembaga legislatif itu.

Sebagaimana disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (17/1) petang di Gedung Merah Putih KPK. Febri memastikan hubungan KPK dan DPR secara kelembagaan tak ada yang berubah. Hubungan tetap sama sebagaimana KPK dengan lembaga negara lainnya walaupun kursi ketua berganti.

"Hubungan kelembagaan KPK dengan DPR itu sama dengan hubungan kelembagaan KPK dengan MPR, DPD, atau pun institusi yang lain. Secara kelembagaan ini adalah sama-sama lembaga negara," jelasnya.

KPK juga akan kembali membicarakan lebih lanjut pelaksanaan tugas masing-masing lembaga khususnya dalam pencegahan korupsi. "DPR punya tugas dan kewenangan juga. KPK juga punya tugas dan kewenangan. Salah satu yang jadi perhatian KPK sebenarnya upaya pencegahan korupsi yang dapat dilakukan di sektor politik," terang mantan aktivis ICW ini.

Ia pun membantah selama ini ada hubungan yang panas antara KPK dengan DPR. Bambang Soesatyo juga pernah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi e-KTP. Febri mengatakan jika keterangan Bambang Soesatyo masih dibutuhkan, dia akan tetap dipanggil kendati telah menjabat Ketua DPR.

"Terkait penanganan perkara jika memang dibutuhkan keterangan sebagai saksi tentu kita panggil," ujarnya.

Mengenai kapan rencananya akan memanggil Bambang Soesatyo, Febri mengatakan belum tahu.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP