Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPK cari aktor intelektual di balik kasus Century

KPK cari aktor intelektual di balik kasus Century abraham samad-busyro. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menegaskan, penahanan Budi Mulya bukanlah akhir drama kasus Bank Century. Menurutnya penahanan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) itu baru awal.

"Kita ingin menemukan aktor intelektual dalam kasus Century ini. Kita tidak ingin kasus Century ini berhenti pada penahanan Budi Mulya, kita ingin bongkar secara utuh," kata Abraham di sela Rapimnas Golkar ke V di Hotel JS Luwansa Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (23/11).

Oleh karena itu, lanjut Abraham, salah satu bentuk keseriusan KPK dalam membongkar kasus Century adalah dengan memeriksa mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. "Pak JK kemarin karena kita meyakini Pak JK begitu tahu banyak tentang kasus Century agar supaya kita bisa mengungkap aktor intelektual kasus ini," jelas dia.

Menurut dia, apa yang disampaikan JK sangat signifikan. Sehingga apa yang disampaikannya akan melengkapi keterangan saksi lain. Sebab, menurutnya, keterangan yang berdiri sendiri tanpa didukung fakta-fakta lain belum bisa dijadikan sebagai alat bukti yang sempurna.

Saat ditanya, hal-hal apa saja yang ditanyakan kepada JK, Abraham enggan memberikan penjelasan. Keterangan JK bersifat rahasia karena menyangkut strategis penyidikan.

"Kalau diungkapkan di publik itu akan bisa mengacaukan mengaburkan proses penyidikan yang sedang dilakukan oleh KPK," pungkas dia. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP