KPK beri sinyal penyelidikan baru kasus e-KTP
Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif memberi sinyal adanya penyelidikan baru kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.
"Saya bilang dari dulu kan e-KTP itu bukan lari jarak pendek, itu lari jarak panjang, marathon. Jadi banyak kajian lagi yang akan dilidik untuk itu," ujar Syarif di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/6).
Hanya saja Syarif tak merinci kluster apa yang tengah dibidik pihaknya dalam kasus yang disinyalir merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun. Termasuk saat didesak untuk memberi sedikit bocoran tersangka baru e-KTP.
"Tapi arahnya mau kemana, saya tidak bisa jelaskan. Enggak pakai clue, kalau pakai clue enggak boleh," kata dia.
Syarif menegaskan pengusutan kasus e-KTP ini tidak hanya akan berhenti pada saat pihaknya mengantarkan mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) ke balik jeruji besi. Menurut Syarif masih ada pihak-pihak yang diduga memiliki peran serupa bahkan lebih besar dari mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.
"Yang jelas penyelidikan dari kasus e-KTP ini belum selesai. Mungkin sampai saya selesai jadi komisioner juga belum selesai. Masih besar kasusnya," kata dia.
Reporter: Fachrur RozieSumber: Liputan6.com
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya