KPK akan geledah rumah pribadi Bupati Klaten
Merdeka.com - Rumah pribadi Bupati Klaten, Sri Hartini di Jalan Pakis - Baki Solo Baru, dijaga ketat belasan polisi berseragam dan berpakaian preman. Di dalam rumah tidak ada keluarga yang menghuni.
Sejumlah anggota Polsek Wonosari dan Polres Klaten, tampak berjaga di teras dan depan rumah bercat krem tersebut. Rencananya Komisi Pemberantasan Korupsi bakal melakukan penggeledahan di rumah tersebut.
"Rencananya seperti itu, tapi saya belum tahu kepastiannya. Kita masih nunggu ini, jadi atau tidaknya. Katanya KPK masih di Jogja," ujar Kapolsek Wonosari, AKP I Wayan Arta.

Wayan Arta menambahkan pihaknya diminta KPK untuk menjaga rumah tersebut hingga Minggu (1/1/2017). "Kita bawa police line untuk siap-siap saja kalau nanti KPK minta," katanya.
Sejumlah tetangga bupati mengatakan, kediaman pribadi tersebut jarang dihuni oleh pemiliknya. Andi Purnama, putra Sri Hartini lebih sering berada di rumah dinas bupati Jalan Pemuda Klaten.

"Ibu jarang pulang kesini, anaknya juga lebih sering pulang ke Klaten mas," ucap Bagas, salah aatu tetangga bupati.
Selain digunakan untuk rumah tinggal, kediaman pribadi Sri Hartini juga digunakan untuk kegiatan salah satu partai. Di depan salah satu duangan terdapat papan nama bertuliskan "Rumah Aspirasi".
Di lingkungan kediaman pribadinya, bupati juga mempunyai sejumlah usaha. Diantaranya SPBU, gedung pertemuan dan dealer sepeda motor. Namun untuk dealer sepeda motor sudah lama tak beroperasi.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya