KPAI Turun Tangan di Kasus Siswi SMP 147 Ciracas Bunuh Diri
Merdeka.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) turut menelusuri kasus dugaan bunuh diri dilakukan SN, siswi SMP 147 Ciracas, Jakarta Timur. Penelusuran dilakukan dengan mendatangi sekolah SN bersama pihak dinas pendidikan DKI Jakarta pada Senin (20/1).
"Jadi Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sudin Pendidikan Jakarta Timur, Kasatlak Pendidikan Ciracas terus pengawas sekolah, wali kelas, wakil kesiswaan," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti saat dihubungi merdeka.com, Selasa (21/1).
Penelusuran langsung dilakukan KPAI ke sekolah guna mengetahui peristiwa dugaan bunuh diri tersebut. Serta mengetahui peran sekolah hingga SN diduga nekat melakukan aksinya.
"Kalau soal motif anak ini melakukan percobaan bunuh diri itu polisi. Kami datang ke sekolah itu bukan hanya soal bunuh diri ini tapi ini kan berarti di sekolah ini ada yang perlu dievaluasi, perbaiki agar tidak terulang lagi dan di sekolah lain enggak terjadi," kata Retno.
Dari informasi diperoleh KPAI, kejadian dugaan bunuh diri itu dilakukan SN pada Selasa (14/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Aksi SN melompat dari lantai 4 sekolah itu diketahui oleh murid lain yang tengah berada di lapangan.
"Orang di sekolah itu hanya tersisa murid 30. Itu pun hanya murid kumpul di lapangan lalu ada yang terjatuh dari lantai 4," kata dia.
Kendati begitu, KPAI belum mengetahui motif SN diduga melakukan aksi nekat tersebut. KPAI masih menunggu hasil penyelidikan dilakukan polisi terkait kasus tersebut.
"Kalau soal motif anak ini melakukan percobaan bunuh diri itu polisi sedang mendalami, jadi kita enggak berputar di sana itu kan sudah diselidiki, nanti kan polisi mengumumkan hasilnya," kata dia.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya