KPAI Tanggapi Sandiaga: Konsep UN Sekarang Sudah Berubah dari Sebelumnya
Merdeka.com - Usai debat cawapres 17 Maret lalu, isu penghapusan Ujian Nasional yang dilontarkan Sandiaga Uno ramai menjadi perdebatan. Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto, mengatakan, konsep kelulusan UN sekarang berbeda.
"Konsep kelulusan dalam UN dibanding kebijakan sebelumnya saat ini sudah berubah," ucap Susanto kepada Liputan6.com, Selasa (19/3).
Meskipun sudah berubah, dia enggan menjelaskan konsep UN sekarang. Pasalnya, ini sudah masuk ranah kebijakan yang dimiliki Kemendikbud.
"ini menyangkut kebijakan, baiknya kontak Pak Mendikbud atau Pak Dirjen," jelas Susanto.
Dia juga enggan memaparkan lebih jauh apakah UN sekarang lebih memberatkan anak atau tidak. Namun, Susanto menyebut wacana penghapusan UN sebenarnya telah dikaji oleh KPAI.
"Hemat saya seluruh visi misi yang disampaikan cawapres dalam debat lalu, merupakan bagian dari telaah KPAI. Prinsipnya, kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi fokus utama," ungkap Susanto.
Sebelumnya, Cawapres Sandiaga Uno menilai pentingnya memfokuskan kepada pembangunan karakter budi pekerti. Sandiaga lantas mengutip pernyataan seorang pelajar asal Pamekasan bernama Salsabila Umar yang mengeluh kurikulum yang terlalu berat.
Dia pun berjanji akan menghapus ujian nasional (UN), dan menggantinya dengan program penerusan minat dan bakat.
"Kami akan menghapus ujian nasional. (UN) ini adalah biaya pendidikan tinggi. UN tidak berkeadilan. Kami ganti dengan penerusan minta dan bakat. Mereka (pelajar) akan mampu diarahkan ke ekonomi kreatif atau bidang lain sesuai kemampuannya," kata Sandiaga.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber : Liputan6.com
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya