KPAI sebut banyak anak-anak Kalijodo alami trauma
Merdeka.com - Sekretaris Jendral Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Erlinda menyatakan pihaknya menemukan sejumlah anak yang trauma akibat tempat tinggalnya akan dipindahkan ke Rumah Susun. Ini didapati usai melakukan kunjungan di area prostitusi Kalijodo, Jakarta Utara.
"Temuan kami ada beberapa anak yang trauma dan ada anak yang tak ada masalah. Karena usianya jadi mereka tak merasa berpikir ada apa-apa," kata Erlinda di lokasi, Sabtu (20/2).
Erlinda menjelaskan dari temuan pihak KPAI terhadap anak-anak di kawasan Kalijodo tersebut, didapati lebih dari lima anak yang masih menduduki kelas VI SD.
"Ada lebih dari 5 anak yang masih di kelas VI SD. Mereka tak tahu mau ujian di mana dan sekolah di mana, kalau saja mereka dipindahkan dari tempat tinggal mereka," ucap Erlinda.
Melihat adanya permasalahan pendidikan anak tersebut, pihak KPAI akan sosialisasikan kepada Komisioner Bidang Pendidikan.
"Komisioner Bidang Pendidikan KPAI nanti yang akan berdiskusi dengan kepala dinas dan suku dinas setempat, karena ini ada dua wilayah barat dan utara," katanya.
Dari temuan yang didapatkan di lokasi Kalijodo ini, Erlinda juga melihat ada beberapa ibu yang sedang mengandung. Hal ini juga menjadi perhatiannya saat mengunjungi salah satu lokalisasi tertua di DKI itu.
"Kita lihat juga ada ibu-ibu yang hamil besar. Kami ingin pastikan kandungannya, karena fokus kami pun memastikan dan melindungi anak yang masih dalam kandungan hingga umur 18 tahun. Kami akan memberikan hak sepatutnya kepada mereka, serta mendorong Pemprov DKI atas relokasi ini," tuturnya.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya