Kota Bekasi Dikepung Banjir, Ketinggian Permukaan Air Capai 1,6 Meter
Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi mencatat banjir hari ini menyebar di 40 titik. Ketinggian air bervariasi hingga mencapai 1,6 meter. Saat kejadian, hujan turun dengan intensitas tinggi. Penyebab banjir karena debit air di Kali Bekasi meluap serta karena kiriman dari Bogor.
"Upaya kami adalah melakukan evakuasi warga terdampak banjir," kata Kepala BPBD Kota Bekasi Agus Harpa dalam keterangannya, Jumat (19/2).
Di Kecamatan Rawalumbu, banjir menggenangi Perumahan Taman Narogong Indah dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter. Begitu juga di Perumahan Rawalumbu, akses jalan dari jembatan 1-6 terputus. Di Perumahan PHP, banjir mencapai 120 cm. Kondisi sekarang berangsur surut.
"Tanggul Jebol di Rawalumbu Utara RT 01 RW 05," katanya.
Di Kecamatan Mustikajaya, banjir tertinggi berada di Perumahan Mutiara Gading Timur. Ketinggian air di sana mencapai 6 cm. Sementara di Pondok Gede, banjir terparah berada di Jatibening Permai mencapai 130 cm. Warga bersama petugas berupaya menyedot genangan menggunakan pompa di sana.
Sementara itu di Jatiasih, banjir terparah berada di Kompleks Dosen IKIP. Banjir di sana mencapai 160 cm. Selain di kompleks ini, banjir juga terjadi di Bumi Nasio, CKP, Graha. Namun tidak sampai satu meter.
Di Bekasi Selatan, banjir melanda kawasan Cikunir, dengan ketinggian air mencapai 80 cm. Di Bekasi Barat tersebar di beberapa titik seperti Duta Kranji, Pondok Cipta, Perumahan Mas Naga, Kota Baru dan beberapa permukiman lain. Ketinggian air maksimal 80 sentimeter.
Sementara itu, banjir disebabkan meluapnya Kali Bekasi terjadi di Pondok Gede Permai, Jatiasah. Penyebabnya, di sana ada tanggul yang amblas sepanjang 50 meter. Arus deras masuk ke permukiman dengan ketinggian mencapai sedengkul orang dewasa.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya