Korban tewas akibat kebakaran sulit dikenali, autopsi dilakukan di RS Kramat Jati
Merdeka.com - Kondisi korban tewas akibat kebakaran pabrik kembang api di Tangerang sulit dikenali. Polisi masih melakukan pendataan jumlah korban tewas dan korban luka-luka akibat peristiwa ini.
Kapolresta Tangerang Kombes Harry Kurniawan menuturkan, seluruh korban langsung dilarikan ke tiga rumah sakit. "RS BUN, RS Mitra Husada, dan yang serius di RSUD Tangerang," ujar Kapolresta Tangerang di lokasi kebakaran, Kamis (26/10).
Saat ini polisi fokus pada upaya penyelamatan dan identifikasi korban. Polisi belum menyebutkan data pasti jumlah korban. "Untuk data korban meninggal dan luka masih dalam penyelidikan. Kami dibantu Biddokkes Polda, secepatnya mendata jumlah korban meninggal," jelasnya.
Dirkrimum Polda Metro Kombes Nico Afianta menambahkan, ada 43 orang yang dirawat di tiga rumah sakit. Kemungkinan jumlah korban masih bisa bertambah. Sebab, polisi masih melakukan pencarian korban di lokasi kejadian.
"Dari hasil olah TKP, korban yang di bawah reruntuhan 23 ditemukan korban yang kondisinya masih ada beberapa bagian tubuhnya," ujar Nico.
Korban tewas akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi. Pihaknya mengimbau masyarakat yang mencari keberadaan anggota keluarganya, untuk mendatangi RS Polri Kramat Jati.
"Untuk keluarga silakan datang ke RS Kramat Jati dengan membawa data gigi yang dipunyai. Yang datang diupayakan orang tua kandung atau saudara kandung," jelasnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya