Korban pesawat Super Tucano dimakamkan di Binangun Blitar
Merdeka.com - Nurcholis (30), salah satu korban jatuhnya pesawat tempur latih Super Tucano milik TNI AU di permukiman Jalan LA Sucipto, Malang, sudah dimakamkan di Desa Tawangrejo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Mamat, salah seorang kerabat di rumah duka di Tawangrejo, Binangun, mengatakan pihak keluarga sepakat memakamkan jenazah Nurcholis pada Kamis (11/2) pagi.
"Saat ini, seluruh keluarga juga sudah berkumpul, sehingga pemakaman almarhum bisa secepatnya dilakukan," kata Mamat kepada Antara.
Kepulangan almarhum diantar menggunakan ambulans, Rabu (10/2) malam. Sejumlah tentara turut mengantarkan jenazah korban ke rumah duka.
Kepala Teknik EGC Pangkalan TNI Angkatan Udara Abdulrachman Saleh Malang, Letda Hartono mengungkapkan dirinya memang sengaja ditugaskan untuk mengantarkan jenazah ke rumah duka.
"Saya hanya ditugaskan dari lanud untuk mengantarkan jenazah korban jatuhnya pesawat dan tali asih," ungkapnya.
Selain dari anggota TNI AU yang juga mengawal jenazah korban, sejumlah muspida Kabupaten Blitar juga turut hadir. Mereka mengucapkan ikut berduka cita.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, berjanji akan memberikan santunan kepada keluarga Nurcholis.
"Untuk saat ini, camat sudah melayat ke keluarga korban dan membantu persiapan di rumah duka. Untuk santunan, nanti akan disiapkan dinas sosial," janji Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkab Blitar Puguh Iman Susanto. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya