Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Korban longsor di Kintamani kembali ditemukan, total 7 orang tewas

Korban longsor di Kintamani kembali ditemukan, total 7 orang tewas Longsor di Kintamani. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Hingga kini tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Bangli masih terus melakukan pendataan terhadap korban tanah lonsor yang terjadi, Kamis (9/2) hingga Jumat (10/2) dini hari. Dari evakuasi korban yang tertimbun longsor ditemukan total korban tewas menjadi 7 orang korban dari dua keluarga.

Kepala BPBD Bali Made Indra mengatakan, hujan deras yang terus menerus ditambah dengan kondisi lereng dengan banyak permukiman menyebabkan bencana longsor terjadi. Oleh karena itu, pihak BPBD mengimbau kepada warga yamg bermukim di wilayah lereng untuk mengungsi sementara.

"Saat ini teridentifikasi ada 7 orang meninggal dunia, 2 luka berat dan 2 luka ringan," kata Indra, Jumat (10/2).

Menurut Indra, ada lima rumah tertimbun akibat longsor di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Selain dari BPBD Bangli dan Provinsi, juga koordinasi dengan Kantor SAR Denpasar, PMI, TNI, Polri, relawan dan dibantu oleh warga setempat.

Dia mengatakan, situasi cuaca saat ini dalam kondisi waspada. Dari BMKG Bali melaporkan bahwa adanya tekanan rendah 984 mb di Australia Barat berdampak signifikan menyebabkan aliran massa udara di seluruh Indonesia didominasi oleh angin baratan yang bersifat basah.

Suhu muka air laut di sekitar Bali masih hangat sekitar 28 derajat celcius yang berkontribusi bagi pertumbuhan awan-awan hujan di sekitar Bali. Menurutnya, hal inj diprediksikan hingga besok, Sabtu (11/2) hujan lebat terjadi di wilayah Bangli, Jembrana, Buleleng, Tabanan, Gianyar, dan Badung.

"Masyarakat kami himbau untuk selalu waspada dari longsor, banjir dan puting beliung," tutupnya.

Berikut tujuh korban meninggal akibat tanah longsor di Kintamani Bangli, dari catatan tim SAR gabungan:

1. Jro Balian Resmi (33/P)

2. Jro Balian Kadek Sriasih (7/P), anak dari Jro Balian Resmi.

3. Komang Agus Putra Santi (1/L), anak dari Jro Balian Resmi.

4. I Gede Sentana (40/L)

5. Luh bunga (40), istri Bapak I Gede Sentana.

6. Kadek (20/P), anak Bapak I Gede Sentana.

7. Ni luh Susun (40/P).

Korban luka berat adalah:

1. Budi (17/L), dirujuk ke RS Bangli (anak dari Bapak I Gede Sentana).

2. Komang (14/P), dirujuk ke RS Bangli (anak dari Bapak I Gede Sentana).

Sedangkan korban luka ringan:

1. Kadek Ardi (9/L), anak Gde Artha (Menjalani pengobatan di rumah).

2. Jro Alep (30/P), istri Gde Artha (Menjalani pengobatan di rumah).

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP