Korban keracunan di Kukar bertambah menjadi 67 orang
Merdeka.com - Korban keracunan nasi bungkus di Desa Jantur Selatan, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara, yang semula 59 orang bertambah menjadi 67 korban. Empat di antaranya dirujuk ke RSUD Dayaku Raja, Kecamatan Kota Bangun. Peristiwa itu telah menewaskan seorang bocah berusia 5 tahun, inisial F.
Keterangan diperoleh, dari 67 korban, 34 di antaranya menjalani rawat jalan, dan 33 lainnya menjalani menjalani rawat inap dengan rincian 28 korban dirawat di Puskesmas Muara Muntai, dan empat pasien dirujuk ke RSUD Kota Bangun.
Dari empat pasien rujukan, satu di antaranya balita F. Mereka dirujuk lantaran daya tampung Puskesmas terbatas.
"Informasi dari Polsek Muara Muntai, jumlahnya demikian 67 orang keracunan. Empat orang dirujuk, seorang lagi balita meninggal," kata Paur Subbag Humas Polres Kutai Kartanegara Iptu Sabar saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (27/4).
Sabar menerangkan, semua personel Polsek Muara Muntai dikerahkan ke Desa Jantur Selatan untuk membantu penanganan korban keracunan.
Penyidik memeriksa sampel makanan dan juga muntah dari korban. Lima dokter umum, lima dokter spesialis, beserta 22 perawat juga diperbantukan untuk penanganan korban.
"Apakah balita itu meninggal karena juga ikut keracunan setelah makan, atau karena dehidrasi, nanti ya. Masih menunggu hasil dari laboratorium dulu," demikian Sabar.
Informasi terbaru, sejumlah korban keracunan yang sebelumnya mendapat perawatan medis sudah diperbolehkan pulang.
"Ya sudah diperbolehkan pulang setelah dokter dan perawat datang," kata Kepala Desa Muara Muntai Ulu Sopan Sopian.
Kasus keracunan massal ini terjadi hari Rabu (26/4). Puluhan warga Desa Jantur Selatan dilarikan ke puskesmas. Malam hari sebelumnya, mereka mendapatkan sajian nasi bungkus, berisi sohun dan lauk ikan gabus dari acara ceramah peringatan Isra Miraj. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya