Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Korban kebakaran gudang kembang api bertambah, meninggal usai 4 hari kritis

Korban kebakaran gudang kembang api bertambah, meninggal usai 4 hari kritis RSUD Tangerang. ©2017 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Korban meninggal dunia akibat ledakan pabrik kembang api di Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, kembali bertambah. Atin Puspita (32), menghembuskan napas terakhirnya tadi malam sekitar pukul 22.55 WIB.

Atin Puspita sebelumnya mendapat perawatan intensif di RSUD Tangerang selama 4 hari. Sejak hari pertama mendapat perawatan Atin ditangani intensif oleh tim medis di ruang ICU.

Staf Humas RSUD Tangerang, Lili membenarkan kabar tersebut. "Ya benar pukul 22.55 WIB semalam, korban atas nama Nyonya Atin Puspita meninggal dunia," katanya saat dikonfirmasi, Senin (30/10).

Diterangkan dia, Atin menderita luka bakar sebesar 80 persen, Atin juga sempat kritis dan kondisinya terus menurun sejak hari ketiga masa perawatan di RS.

Oleh keluarganya Atin sudah dijemput untuk dikebumikan di kampung halamannya di Pekalongan. Saat ini, jelas Lili, pihak Rumah sakit masih menangani 10 pasien korban ledakan pabrik kembang api tersebut. Dua di antaranya masih di ruang ICU dan 8 pasien lainnya berada di kamar perawatan.

"Saat ini 8 di ruang perawatan, dan dua pasien lainnya masih di ICU," kata dia.

Terhitung sejak peristiwa kebakaran hebat di pabrik kembang api tersebut, sudah 49 orang meninggal dunia.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP