Korban intoleransi beragama surati Obama soal award untuk SBY
Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menerima penghargaan 'Wolrd Statesman' dari sebuah LSM di Amerika Serikat, The Appeal of Conscience Foundation, akhir Mei nanti. Penghargaan itu diberikan kepada SBY karena dianggap sukses membuat Indonesia menjadi negara yang menjunjung tinggi toleransi beragama.
Namun, sekitar 20-an korban pelanggaran kebebasan beragama seperti GKI Yasmin, HKBP Filadelfia, HKBP Setu dan Ahmadiyah protes terkait penghargaan itu. Mereka menggelar demo di depan Kedubes Amerika Serikat.
"Kita aja masih susah untuk beribadah, lah ini kok malah mau dikasih penghargaan. Makanya kita surati Obama dan LSM tersebut melalui Kedubes AS," ujar salah satu orator di depan Kedubes AS, Jakarta, Senin (6/5).
Mereka juga mempertanyakan atas dasar apa Presiden SBY bisa mendapatkan penghargaan itu. Padahal, masih banyak kaum minoritas yang seperti terjajah.
"Ibadah sulit, kita diserang, dicaci, dan dihancurkan," katanya.
Aksi tersebut berlangsung sekitar 45 menit. Sekitar 50-an polisi berjaga-jaga di depan Kedubes AS. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya