Korban Hannien Tour diperkirakan lebih dari 2 ribu orang
Merdeka.com - Korban penipuan dan penggelapan biro umrah dan haji PT Ustamaniyah Hannien Tour diperkirakan lebih dari 2 ribu orang. Jumlah tersebut bisa saja terus bertambah, seiring bertambahnya para korban yang melapor ke Polisi.
Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi, menyebut jumlah pelapor di wilayah Solo Raya hingga saat ini sudah lebih dari 500 orang. Satu orang pelapor biasanya mewakili kelompoknya masing-masing. Padahal setiap kelompok bisa saja beranggotakan belasan atau puluhan orang.
"Sampai sekarang pelapornya sudah lebih dari 500 orang. Para pelapor ini biasanya ketua atau koordinator rombongan. Yang lapor itu diserahkan kepada ketua atau koordinatornya. Tiap koordinator, bisa membawa belasan hingga puluhan orang," ujar Agus, Senin (8/1).
Dia mencontohkan korban yang melapor asal Sragen kemarin. Koordinator yang melapor mengaku mempunyai anggota 81 calon jemaah. Untuk mengantisipasi korban lainnya, pihaknya masih membuka posko di Mapolresta Surakarta.
"Posko masih kita buka, pagi tadi ada pelapor dari Jawa Barat yang datang kesini," jelasnya.
Agus mengimbau kepada para korban di luar Solo raya agar melapor kantor polisi atau Polres terdekat di wilayahnya. Polresta Surakarta, kata Agus, telah berkoordinasi dengan Polres lain untuk masalah aduan tersebut.
"Jadi yang jauh-jauh tidak perlu datang ke Solo, cukup di wilayah masing-masing," jelasnya.
Lebih lanjut Agus mengatakan, pihaknya terus memburu aset yang dimiliki bos PT Hannien Tour. Ia berharap aset tersebut dapat digunakan untuk membayar kerugian para korban. Karena sejumlah aset seperti rumah, ruko mobil dan dana di salah satu maskapai yang ditemukan saat ini, tak bisa diselamatkan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya