Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Korban Bus Masuk Jurang di Sumatera Utara Bertambah, Lima Orang Tewas

Korban Bus Masuk Jurang di Sumatera Utara Bertambah, Lima Orang Tewas Ilustrasi mayat. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Jumlah korban minibus yang masuk jurang di Tanah Gambus, Limapuluh, Batubara, Sumatera Utara, bertambah. Korban meninggal menjadi lima orang.

"Lima orang meninggal dunia, 1 luka berat dan 18 luka ringan," kata Kapolres Batubara, AKBP Robin Simatupang, Rabu (17/7).

Bus kecil nahas dengan pelat nomor polisi BK 7923 DO itu membawa 24 penumpang. Seluruhnya masih memiliki hubungan kekeluargaan.

"Mereka hendak pulang usai menghadiri pesta dari Kabupaten Asahan menuju Kabupaten Batubara," jelas Robin.

Seluruh korban meninggal dunia sudah dibawa ke rumah duka. Korban luka berat dirujuk ke rumah sakit, sedangkan yang luka ringan sudah kembali ke rumah.

Diberitakan sebelumnya, minibus mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di perkebunan kelapa sawit di kawasan Tanah Gambus, Kecamatan Limapuluh, Batubara, Sumut, Rabu (17/7). Kendaraan itu terjun ke jurang atau parit di areal perkebunan yang berada di bawah jalan.

Minibus melaju dari arah Kisaran, Asahan, menuju Indrapura, Batubara. Sopir diduga kehilangan kendali setelah pecah ban. Kendaraan itu menghantam pembatas jalan kemudian terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 8 meter.

"Ngebut sopirnya ada tikungan agak turun, jalan lurus. Ada tikungan cantik lalu menurun, (kemudian) bannya pecah, minibus hilang kendali lalu terbalik masuk ke parit (jurang)," jelas Robin.

Akibat kecelakaan itu bus rusak parah. Satu orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian, tiga lainnya meninggal di rumah sakit. Belakangan, seorang lagi penumpang tak mampu bertahan, sehingga jumlah korban meninggal menjadi 5 orang.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP