Korban bullying juga dipaksa minum bir oleh seniornya
Merdeka.com - Korban bullying di SMA Don Bosco tidak hanya disiksa oleh para seniornya. Para korban ternyata juga dipaksa untuk menenggak minuman keras oleh para pelaku.
"Memaksa minum-minuman keras jenis minum bir, disundut rokok di bagian tengkuk, disuruh jalan jongkok, dan juga melakukan tendangan dan pukulan," terang Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Hermawan, Sabtu (28/7).
Pada kesempatan tersebut, Hermawan menegaskan bahwa di sekolah manapun yang sedang menjalankan Masa Orientasi Siswa (MOS) disarankan tidak melakukan tindakan bullying. Menurutnya tindakan tersebut termasuk dalam tindakan pidana dan juga tindak kejahatan dan akan diganjar dengan hukuman.
"Bagi siswa-siswa yang sedang melaksanakan MOS, disarankan tidak melakukan bullying itu semua tindak pidana semua bisa dihukum, tindak kejahatan tersebut," paparnya.
Seperti diberitakan, awal mula kasus bullying ini dilaporkan orang tua korban Ary ke Polres Jakarta Selatan, pada Rabu malam (25/7). Dalam laporan tersebut, Ary yang merupakan siswa baru di Don Bosco menyebut dianiaya oleh 18 orang yang merupakan kakak kelasnya.
Selain itu, dalam laporan tersebut juga dilampirkan hasil visum Ary dibagian tengkuk akibat luka sundutan dan mengalami luka lebam. Dalam laporan tersebut ada dua orang korban lain selain Ary. Namun, dari korban baru hanya Ary yang melapor ke pihak Kepolisian.
Hingga saat ini korban aksi bullying tersebut tercatat sudah membuat laporan di Mapolres Jakarta Selatan sebanyak lima orang. Pihak kepolisian juga sudah menetapkan sembilan orang yang diduga menjadi pelaku dalam tindak kekerasan tersebut. Sementara itu, dua orang guru SMA Don Bosco juga sudah dimintai keterangannya sebagai saksi dalam kasus ini. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya