Korban bullying Don Bosco bertambah jadi 5 orang
Merdeka.com - Kasus dugaan tindak kekerasan yang terjadi di SMA Don Bosco Pondok Indah, Jakarta Selatan kini bertambah. Sebelumnya satu korban pertama kali atas nama Ary melapor pada Selasa malam (24/7). Hingga saat ini korban aksi bullying oleh senior di sekolah tersebut bertambah menjadi lima orang.
"Jadi memang benar kasus bullying yang terjadi di sekolah Don Bosco, korban ada 4 orang, tambah 1 lagi hari ini, total 5 orang yang dikerjain para seniornya," terang Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Hermawan dalam keterangan persnya, Sabtu (28/7).
Hermawan menjelaskan, bahwa dari kelima korban tersebut juga menyertakan hasil visum yang menandakan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh para seniornya. Pihaknya juga sudah meminta keterangan dua orang guru sekolah tersebut untuk dimintai keterangan.
"Kita sudah periksa guru dua orang sebagai saksi, hasil visum korban menandakan terjadi tindakan kekerasan juniornya dari para seniornya," paparnya.
Seperti diketahui, kasus bullying ini dilaporkan orang tua korban Ary ke Polres Jakarta Selatan, pada Rabu malam (25/7). Dalam laporan tersebut, Ary yang merupakan siswa baru di Don Bosco menyebut dianiaya oleh 18 orang yang merupakan kakak kelasnya. Selain itu, dalam laporan tersebut juga dilampirkan hasil visum Ary di bagian tengkuk akibat luka sundutan dan mengalami luka lebam. Dalam laporan tersebut ada dua orang korban lain selain Ary. Namun, dari korban baru hanya Ary yang melapor ke pihak Kepolisian.
Pihak Kepolisian juga sudah menetapkan 9 orang yang diduga sebagai pelaku bullying tersebut. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya