Kopral TNI dibacok di hadapan anak dan istri
Merdeka.com - Seorang kopral TNI berinisial AS terluka parah akibat dibacok seorang residivis. AS dibacok saat tengah menunggu waktu berbuka puasa di dekat rumahnya, di Jalan Revolusi, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (9/10).
"Saat itu, AS, tengah duduk di bengkel tiba-tiba datang dua orang pria masing-masing membawa parang langsung menyerang korban. Salah satu pelaku dikenal bernama Boimin, karena pernah tinggal di kampung ini," kata salah seorang saksi mata, Wati, Jumat (10/8), seperti dilansir Antara.
Sementara saksi mata lainnya, Umar mengatakan, setelah dibacok, korban sempat tersungkur ke parit. Aksi brutal itu disaksikan oleh istri korban yang saat itu tengah menggendong anaknya yang masih bayi.
"Kejadian itu disaksikan langsung istri AS sebab dia berada tak jauh dari tempat suaminya dibacok. Saat itu, dia tengah menggendong bayinya dan ketika melihat AS dibacok, dia langsung histeris namun kami tak bisa berbuat apa-apa karena kedua pelaku membawa parang sambil menyerang korban dengan membabi buta," kata warga lainnya, Umar.
Korban yang setelah kejadian langsung dilarikan ke rumah sakit itu mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki.
"Boimin pernah tinggal di kampung ini namun setelah keluar dari penjara dia tidak tinggal lagi di sini dan warga tidak tahu lagi di mana tempat tinggalnya," ungkap Umar.
Petugas gabungan dari Satuan Reskrim Polresta Samarinda dan Unit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang telah dikerahkan untuk memburu pelaku yang diketahui residivis kasus perampokan spesialis alat berat. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya