Kopassus jelaskan Devid bukan anggota Grup 2

Reporter : Didi Syafirdi | Senin, 19 November 2012 11:32

Kopassus jelaskan Devid bukan anggota Grup 2
ajudan Jokowi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Angkatan Darat menjelaskan asisten pribadi Gubernur DKI Joko Widodo yang bernama Devid A Yunanto bukanlah anggota Korps Baret Merah. Dalam aturan, anggota TNI aktif hanya bisa mendampingi pejabat selama enam bulan.


Penjelasan Kopassus ini sebagai koreksi atas pemberitaan 'Cerita anggota Kopassus 6 tahun temani Jokowi blusukan.'

"Tidak benar jika saudara Devid adalah anggota Kopassus, itu keliru. Kita sudah lihat fotonya, ternyata tidak ada di Kopassus," ujar Kepala Seksi Intelijen Grup 2 Kopassus Kapten Inf Wahyu Yuniartoto kepada merdeka.com, Senin (19/11). Grup 2 Kopassus berkedudukan di Kartasura, Surakarta.

Menurut Wahyu, pihaknya juga sudah melakukan klarifikasi secara langsung kepada Devid. Pria yang sudah enam tahun mendampingi Jokowi itu kata Wahyu mengaku tak pernah memberikan pernyataan sebagai anggota Kopassus.

"Kami sudah verifikasi menghubungi yang bersangkutan (Devid). Dia mengaku tidak pernah memberi penjelasan tersebut," katanya.

Wahyu mengatakan, dalam UU TNI dijelaskan jika anggota TNI bisa diperbantukan selama dalam keadaan damai seperti membantu korban bencana alam. Semua ini juga dilakukan atas izin dari komandan satuan.

"Contohnya untuk pengamanan objek vital yang kira-kira akan mengganggu stabilitas keamanan seperti bandara itu bisa diperbantukan untuk pengamanan, itu pun atas seizin komandan satuan," jelasnya.

Devid juga sudah melakukan klarifikasi soal pemberitaan tersebut. Dia menegaskan sebagai sipil yang sudah mendampingi Jokowi sejak di Solo. "Saya sipil bukan anggota militer," katanya.

[did]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Jokowi Ahok

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE