Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Angkatan Darat menjelaskan asisten pribadi Gubernur DKI Joko Widodo yang bernama Devid A Yunanto bukanlah anggota Korps Baret Merah. Dalam aturan, anggota TNI aktif hanya bisa mendampingi pejabat selama enam bulan.
Penjelasan Kopassus ini sebagai koreksi atas pemberitaan 'Cerita anggota Kopassus 6 tahun temani Jokowi blusukan.'
"Tidak benar jika saudara Devid adalah anggota Kopassus, itu keliru. Kita sudah lihat fotonya, ternyata tidak ada di Kopassus," ujar Kepala Seksi Intelijen Grup 2 Kopassus Kapten Inf Wahyu Yuniartoto kepada merdeka.com, Senin (19/11). Grup 2 Kopassus berkedudukan di Kartasura, Surakarta.
Menurut Wahyu, pihaknya juga sudah melakukan klarifikasi secara langsung kepada Devid. Pria yang sudah enam tahun mendampingi Jokowi itu kata Wahyu mengaku tak pernah memberikan pernyataan sebagai anggota Kopassus.
"Kami sudah verifikasi menghubungi yang bersangkutan (Devid). Dia mengaku tidak pernah memberi penjelasan tersebut," katanya.
Wahyu mengatakan, dalam UU TNI dijelaskan jika anggota TNI bisa diperbantukan selama dalam keadaan damai seperti membantu korban bencana alam. Semua ini juga dilakukan atas izin dari komandan satuan.
"Contohnya untuk pengamanan objek vital yang kira-kira akan mengganggu stabilitas keamanan seperti bandara itu bisa diperbantukan untuk pengamanan, itu pun atas seizin komandan satuan," jelasnya.
Devid juga sudah melakukan klarifikasi soal pemberitaan tersebut. Dia menegaskan sebagai sipil yang sudah mendampingi Jokowi sejak di Solo. "Saya sipil bukan anggota militer," katanya.
7 Pendukung Foke jadi pengkritik Jokowi dan Ahok
4 Janji Jokowi soal banjir yang belum dipenuhi
Jakarta banjir, Jokowi malah urusi Rieke-Teten di Bandung
Dahlan dan Jokowi, serupa tapi tak sama
Kalau Soekarno-JFK masih hidup, Freeport tak akan keruk Papua
Orang gila ngaku dokter di Palu sudah praktik medis seminggu
Awal kisah Freeport menggangsir kekayaan Papua
Diam-diam ratusan massa Rustriningsih beralih dukung Ganjar
Kisah orang Toraja meninggal siapkan kerbau seharga mobil Mercy
Mirip film Warkop, orang gila praktik dokter di Palu
Mengintip sejarah dari 'Sang Kiai' dan 'Sang Pencerah'
Kesaksian sopir pimpinan cabang BRI Palu yang tewas ditembak
Marah tak lulus UN, siswa SMA pecah kaca sekolah
7 Gunung api di Indonesia status siaga