Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kontainer timbun daging busuk mangkal dekat rumah Gubernur Jabar

Kontainer timbun daging busuk mangkal dekat rumah Gubernur Jabar Kontainer timbun daging busuk mangkal dekat rumah Gubernur Jabar. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Jajaran kepolisian wilayah Bandung membongkar penimbunan daging busuk di Jalan Kebon Sirih, Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung. Lokasi tersebut hanya berjarak sekitar 50 meter dengan rumah Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Informasi dihimpun pengungkapan daging berbahan dasar sapi itu diketahui dari hasil anggota Polsek Sumur Bandung yang sedang beroperasi mencium bau tak sedap pada Jumat (3/6) pagi tadi di sekitar tempat kejadian perkara.

Polisi kemudian mengkroscek asal bau tersebut. Ternyata bau tak sedap berasal dari satu kontainer besar yang tertutup rapat.

"Satu truk kontainer itu mencurigakan, karena memang bau busuk. Setelah dicek ternyata memang berisikan daging busuk," kata Kapolsek Sumur Bandung Kompol Wadi Sa'bani, di lokasi kejadian, Jumat (3/7).‎ Daging yang sudah membusuk itu berisi 10 ton daging sapi.

Diketahui daging olahan sapi itu milik pria berinisial B dan K. Keduanya kata Kapolsek langsung diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Keduanya sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut untuk dimintai keterangan," ujarnya.

kontainer timbun daging busuk mangkal dekat rumah gubernur jabar

Dari kedua pelaku yang diamankan, polisi mendapatkan petunjuk tempat pengolahan yang lokasinya ada di komplek pertokoan Luxor Permai, Jalan Kebon Jati, Bandung. Polisi bergerak ke lokasi. Di sana polisi menemukan daging hasil olahan yang disimpan di dalam freezer.

Kapolsek memperlihatkan daging olahan tersebut dikemas dalam plastik rapih. "Olahannya ada yang berupa baso dan dendeng," terangnya.

Salah satu pekerja Rahmat Gunawan (34) mengakui, hasil olahan daging berupa bakso dan dendeng berasal dari daging busuk yang tersimpan di kontainer tersebut. "Saya tahu kalau itu daging busuk,," terangnya. Hasil daging tersebut biasanya diedarkan ke beberapa pasar di Bandung. "Saya yang antar biasanya ke Pasar Ciroyom."

Polisi masih menyelidiki temuan daging busuk tersebut. "Status (B dan K) masih menunggu hasil pemeriksaan dulu," lanjut Kapolsek. Lanjut dia, pelaku sudah menyimpan daging sapi tersebut selama enam bulan. Namun bau menyengat memang karena suhu derajat freezer yang biasanya ada di kisaran minus 10-20 derajat menjadi plus 18 derajat. "Katanya sudah seminggu ini rusak, jadi bau," imbuhnya.

Petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung, Erna menyebut bahwa daging busuk tersebut tidak layak konsumsi. Hasil itu diketahui dari sampel daging yang diuji. Indikasinya bisa terasa dari bau tak sedap yang menyengat.

"Berikut juga warna yang berubah," ujarnya Erna. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP