Konflik lahan di Deli Serdang, 5 truk dibakar, belasan luka
Merdeka.com - Dua kelompok massa bentrok di perkebunan PTPN II di Desa Namu Rubejulu, Kutalimbaru, Deli Serdang, Selasa (22/5). Belasan orang terluka dan lima unit truk milik PTPN II dibakar massa.
Informasi dihimpun merdeka.com, peristiwa pada pukul 10.00 WIB ini dipicu sengketa lahan antara masyarakat tiga desa dengan PTPN II. Warga Desa Namu Rubejulu, Sei Mencirim, dan Sei Lebo-lebo, mengklaim lahan seluas 80 hektare milik mereka yang dirampas PTPN II pada 1965. Lahan itu bahkan sudah mereka usahakan.
Bentrok bermula saat belasan unit truk PTPN II mengangkut ratusan orang yang akan melakukan okupasi lahan sengketa. Sebelum sampai di lokasi, mereka lebih dulu dirazia dan senjata yang mereka bawa disita polisi.
Tiba di lokasi kejadian, ratusan orang ini disambut puluhan warga yang sudah bersiap di lokasi. Mereka dilempari batu dan dikejar warga yang menghunus senjata tajam. Akibatnya, massa yang dibawa PTPN II kocar-kacir.
Belasan orang dari pihak PTPN II terluka terkena lemparan batu dan sabetan senjata tajam. Sebaliknya, empat warga terluka. Saat ini, korban dari kedua belah pihak sudah dibawa ke RS terdekat.
Lima unit Mitsubishi Colt Diesel milik PTPN II yang tertinggal di lokasi dibakar massa. Mobil yang hangus itu masing-masing bernomor polisi BK 9372 MN, BK 9401 MN, BK 9380 MN,
BK 9379 MN, dan B 9079 MN.
Api yang membakar kelima truk itu berhasil dipadamkan setelah enam unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Binjai tiba di lokasi.
Hingga saat ini, polisi dari Polresta Binjai dan Polresta Medan berjaga di lokasi. Pasalnya, lokasi kejadian berada di perbatasan wilayah hukum kedua polres.
Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang sempat datang ke lokasi kejadian. Namun, dia belum mau berkomentar saat ditanyai wartawan. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya