Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kondisi Polsek Ciracas Usai Dibakar Massa

Kondisi Polsek Ciracas Usai Dibakar Massa Pasca Pembakaran Polsek Ciracas. ©2018 Merdeka.com/Ronald

Merdeka.com - Kantor Polsek Ciracas, Jakarta Timur, diamuk oleh kelompok tak dikenal, Rabu (12/12) dini hari. Pengrusakan itu diduga terkait aksi pengeroyokan sembilan orang terhadap dua anggota TNI.

Pantauan merdeka.com di lokasi, kondisi saat ini sudah kondusif. Pintu masuk Polsek kini ditutup rapat oleh triplek. Sementara, arus lalu lintas terpantau ramai lancar.

Sisa-sisa dari pengerusakan masih terlihat di pinggir Jalan Raya Bogor. Sementara itu, terlihat di dalam Polsek anggota PPSU Kecamatan Kampung Rambutan terlihat mengangkat sisa-sisa dari pengerusakan tersebut.

Untuk diketahui, kasus sebelumnya yang dimaksud adalah dimana ada anggota TNI AL bernama Kapten Komarudin dan anggota TNI AD, Pratu Rivonanda terlibat keributan dengan tujuh sampai sembilan tukang parkir di kawasan Pertokoan Arundina.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis menyebut massa yang melakukan perusakan dan pembakaran mencari tersangka yang menganiaya temannya.

Polisi Militer (POM) TNI AD turut menyelidiki dugaan keterlibatan anggotanya dalam kasus pembakaran Polsek Ciracas, Rabu (12/12) dini hari. Pembakaran kantor polisi itu dilakukan ratusan massa diduga tak puas penanganan kasus pengeroyokan anggota TNI oleh sejumlah juru parkir.

"Pom TNI AD dan Polda Metro tengah mengusut kasus pembakaran Mapolsek Ciracas apakah ada keterlibatan oknum TNI AD," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya/Jayakarta Kolonel Inf Kristomei Sianturi ketika dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (12/12). Seperti dikutip Antara.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP