Kondisi memprihatinkan, Museum Radya Pustaka ditata ulang
Merdeka.com - Pemerintah Kota Solo akan segera menata ulang Museum Radya Pustaka. Penataan ulang museum tertua di Indonesia tersebut mencakup koleksi dan pembenahan ruang pamer. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Widdi Srihanto kepada merdeka.com di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (9/10).
Menurut Widdi, kondisi museum peninggalan Raja Surakarta tersebut sudah sangat memprihatinkan. Widdi mengaku sudah mendapatkan bantuan anggaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 1 miliar.
"Dananya akan digunakan untuk penataan ulang dan pembenahan ruangan yang rusak, dan untuk melengkapi benda-benda koleksi museum," lanjutnya.
Dengan penataan tersebut diharapkan pengunjung akan mengetahui secara mendetail nilai dan kisah sejarah dari benda koleksi tersebut.
"Sekarang ini koleksi museum hanya dipasang nama saja. Sehingga pengunjung tidak mengetahui sejarahnya. Semuanya itu akan dimulai tahun 2013 mendatang, termasuk komputerisasi koleksi museum juga akan dilakukan," ungkapnya.
Menurut Widdi, kondisi museum mendesak ditata ulang, karena sudah tidak sesuai dengan standar sebuah museum untuk menyimpan benda-benda bersejarah. Bahkan masih banyak koleksi yang masih tersimpan di gudang ataupun di lokasi lainnya.
"Secepatnya akan kita lakukan penataan ulang koleksi Museum Radya Pustaka, kita akan menggandeng Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) serta Direktorat Permuseuman," pungkasnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya