Kondisi membaik, Abdul korban pemotongan kelamin jadi pendiam
Merdeka.com - Sudah tiga hari lamanya Abdul Muhyi (22) pemuda asal Bogor yang kelaminnya dipotong oleh pasangan kencannya dirawat di RSUD Tangerang Selatan. Abdul sudah mulai membaik dan bisa diajak berkomunikasi.
Salah satu perawat RSUD Tangerang Selatan, Anggi mengatakan, Abdul telah berada diruang rawat inap yang berada di lantai 3. Anggi menjelaskan setelah peristiwa ini Abdul masih lebih banyak diam terkait kejadian yang menimpanya.
"Sudah membaik, sudah dipindah ke ruang rawat inap," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Kamis (16/5).
Anggi menjelaskan, saat Abdul dilarikan ke RSUD Tangsel, alat kelaminnya tidak bisa disambung kembali saat dioperasi. "Dokter bilang tidak dapat disambung, kerena sudah terlalu lama dibawanya," jelasnya.
Sementara itu Kepala Polisi Sektor Pamulang Kompol M Nasir mengatakan,
untuk mengungkap kasus ini, pihaknya telah memeriksa 5 saksi. Mereka terdiri dari 2 orang keluarga korban, seorang dari pihak rumah sakit, satpam di tempat kejadian, dan saksi yang ditunjuk korban.
"Mereka dalam pemeriksaan intensif polisi dan diharapkan ada pengembangan saksi-saksi lainnya untuk ungkap kasus ini," katanya saat dihubungi.
Nasir mengatakan, sebelumnya Abdul meminta kepada pihak kepolisian agar kasus yang menimpanya tidak diproses. Selain itu dikatakan Nasir pihaknya juga mengalami kesulitan dalam mengusut kasus ini. Sebab Abdul sangat tertutup dan keterangannya berubah-ubah.
"Korban pernah meminta agar kasusnya tidak perlu diproses, Ada apa ini, masa korban minta tidak diproses? Tapi kami akan terus mengusut kasus ini, karena ini adalah kriminal. Tindak penganiayaan loh," ucap Nasir. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya