Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kondisi korban penembakan di Papua membaik

Kondisi korban penembakan di Papua membaik penjahat. merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Gilberth Febrian Madika (16), pelajar SMU Kalam Kudus Jayapura yang menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal sudah membaik. Namun, Gilberth masih dalam pengawasan dokter dan dirawat secara intensif di ruang ICU RSUD Dok II Jayapura.

"Anak saya sudah agak baikan, tapi masih diinfus dan memakai masker oksigen di ruang ICU," kata ibu Gilberth, Betsina Bunga (42) di RSUD Dok II Jayapura seperti dilansir Antara, Sabtu (9/6).

Menurut Betsina, Gilberth sudah bisa makan tapi belum bisa mengunyah dengan baik sehingga hanya makan makanan lunak. "Selain mendapatkan cairan dari infus, Gilberth juga bisa makan bubur saring," katanya.

Betsina mengatakan, anaknya telah menghabiskan 12 kantong darah saat masuk ruang UGD dan ICU beberapa hari lalu. Biaya pemulihan Gilberth, sudah menembus angka Rp 15 juta. Betsina menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Kalam Kudus dan pihak sekolah yang telah banyak membantu baik sumbang darah serta dukungan doa.

Pelajar SMU Kalam Kudus Jayapura ditembak orang tak dikenal pada Senin (4/6) malam. Gilberth Febrian Madika ditembak saat melintasi kawasan Skyline, Kotaraja, Kota Jayapura. Saat kejadian Gilberth sedang mengendarai sepeda motor jenis Kharisma dengan nopol DS 2544 AN dari arah Jayapura menuju rumahnya di komplek BTN Skyline Kotaraja. Namun tiba-tiba saja dipepet orang tak dikenal.

Kemudian Gilberth terjatuh di depan rumah salah seorang warga, lalu dibawa ke RS Polri Bhayangkara di Kotaraja. Karena kondisi kritis Gilbert kemudian dievakuasi ke RSUD Dok II Jayapura. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP