Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kondisi bayi Gesya dan Gisya terus membaik usai operasi pemisahan

Kondisi bayi Gesya dan Gisya terus membaik usai operasi pemisahan Bayi kembar siam di Bandung. ©2016 Merdeka.com/Andrian Salam

Merdeka.com - Bayi kembar siam, Gesya Ummaya Ramadani dan Gisya Bizanti Ramadani, belakangan kondisinya terus membaik usai operasi pemisahan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

"Gesya dan Gisya sekarang membaik. Keduanya sudah aktif, bahkan bisa menangis keras," kata salah seorang tim dokter, Erwin Pradian, Kamis (29/7).

Erwin mengatakan, Gesya hingga kini menempati ruang GICU. Sedangkan Gisya sudah pindah ke ruang anak di area PICU. Kondisi kesehatan Gisya yang tidak mengalami kelainan jantung, sudah sadar penuh. Gerakannya aktif seperti bayi normal lainnya. Alat bantu pernapasannya sudah dilepas.

"Sementara Gesya yang kelainan jantung itu sama kondisinya membaik. Tapi masih dirawat intensif dan dipasang alat bantu napas," ungkapnya.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa tim dokter juga tidak akan lepas begitu saja dengan kondisi bayi kembar siam tersebut. "Kami akan terus pantau hari ke hari perkembangannya," ucap Erwin.

Ayah bayi kembar siam tersebut, Syarif Maulana (24), mengatakan kondisi dua buah hatinya memang menunjukkan kesehatan signifikan pascaoperasi pemisahan. "Tangan dan kaki kedua anak saya aktif. Mereka nangisnya keras. Suara nangisnya lebih kencang dari sebelumnya," ujar Maulana.

Meski mulai membaik, tim dokter belum bisa memberikan kepastian kapan bayi kembar siam itu bisa pulang ke rumah. Dokter masih harus terus memantau kondisi keduanya sampai benar-benar dinyatakan sehat. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP