Kondisi 7 sandera Abu Sayyaf, Panglima TNI: Masih selamat
Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan ketujuh WNI ABK Kapal Charles 001 yang disandera kelompok Abu Sayyaf masih selamat. Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri masih mengupayakan negosiasi terkait pembebasan WNI tersebut.
"Posisi semuanya di Jolo (Kepulauan Sulu) dan mereka berpindah-pindah," kata Gatot di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (6/7).
Gatot yang sedang mengadakan Open House memperingati Hari Raya Idul Fitri 1437 H itu mengatakan bahwa TNI akan bersiaga di perbatasan Indonesia-Filipina sampai mendapatkan izin bergerak. Izin tersebut harus melewati kesepakatan panglima angkatan bersenjata kedua negara.
"Hanya mematuhi apabila sudah ada SOP antara TNI dengan Panglima Angkatan Bersenjata Filipina. Di luar itu, apabila kita masuk ke sana adalah pelanggaran," ujar dia.
Selain itu, Gatot juga mengatakan seluruh prajurit TNI siap menembus wilayah Filipina jika diperintahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
"Saya katakan apabila ada perintah Presiden untuk berangkat, saya bersyukur, saya bergembira, itu yang ditunggu TNI. Semua prajurit TNI menunggu itu, kapan pun juga kami siap dan semua berebut untuk melaksanakan tugas itu," kata Gatot.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya