Komputer terbatas, pelajar di Kupang antre Ujian Nasional
Merdeka.com - Lantaran keterbatasan ruang laboratorium komputer, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kupang, Nusa Tenggara Timur, memberlakukan tiga sesi Ujian Nasional Berbasis komputer (UNBK), sehingga diperkirakan akan berlangsung hingga satu minggu ke depan.
Sebanyak 484 peserta ujian di sekolah itu, harus dibagi tiga sesi lantaran kekurangan ruang laboratorium komputer.
Siswa-siswa yang mendapatkan sesi kedua dan ketiga, terlihat hanya duduk bercengkrama dengan teman lainnya, dan bermain handphone, sambil menunggu giliran untuk mengerjakan soal ujian.
"Karena katong di sini SMK 1 siswa kelas tiga ada sekitar 400 orang, jadi ada tujuh lab, yang dibagi tiga sesi, jadi akuntansi sesi kedua. Beda ujian biasa dan UNBK, kalau ujian biasa, pakai pensil lingkar-lingkar, kalau UNBK hanya satu kali klik sa," jelas siswa jurusan Akuntasi SMKN 1 Kupang, Mitha Ndaomanu, Senin (4/4).
Menurut ketua panitia UN SMKN 1 Kupang, I Nengah Aditanaya, tahun ini siswa SMKN 1 Kupang yang mengikuti UNBK berjumlah 484 peserta.
"Terdiri dari tiga sesi jadi sesi pertama itu dimulai jam 07.30 sampai jam 09.30, kemudian ada jeda persiapan untuk upload dan backup data. Kemudian sesi kedua kita mulai 10.30 sampai 12.30. Setelah itu kita istirahat siang, kemudian sesi ketiga kita mulai pukul 14.30 sampai 16.30," katanya.
Di Kota Kupang, sebanyak 7.154 siswa tingkat SMA/SMK mengikuti UN. Terdapat enam sekolah yang menyelenggarakan ujian berbasis komputer.
Sehingga PLN maupun Telkom diharapkan untuk menyediakan pasokan arus listrik serta sistem jaringan internet yang mendukung keberhasilan pelaksanaan UN.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya