Kompolnas sayangkan ayah Mirna terlalu banyak bicara di televisi
Merdeka.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyayangkan sikap ayah Mirna, Darmawan Salihin, yang begitu semangatnya mengumbar kasus kematian anaknya di televisi. Meski tak salah, dikhawatirkan keterangan Darmawan hanya akan menyulitkan penyidikan kepolisian.
"Kalau kita lihat, hingga saat ini perkembangan kasusnya masih ramai, ditambah Pak Darmawan Salihin, orangtua Mirna, yang terus memberikan pernyataan, walaupun kita tahu rekamannya diulang-ulang," ujar Komisioner Kompolnas, Edi Hasibuan, dalam diskusi bertema 'Benarkan JKW Melakukan Pembunuhan Terhadap Mirna' di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/2).
Edi mengharapkan agar Darmawan untuk mengurangi statement-nya di media. Ada baiknya, Darmawan sebagai orangtua menahan diri dalam memberikan pernyataannya.
"Kami mengharapkan Pak Darmawan orangtuanya Mirna mungkin pernyataannya bisa sedikit dikurangi jangan terlalu vulgar agar nggak menyulitkan penyidik dalam pengembangan kasus ini," katanya.
Sebelumnya, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (2/2) malam, Darmawan buka-bukaan mengenai peristiwa meninggalnya Mirna. Salah satunya mengungkapkan ketakutan Mirna kepada Jessica.
Usut punya usut, di pesan singkat yang ada di telepon seluler Mirna, Jessica pernah mengirim pesan jika ia ingin dicium Mirna. Hal itu pula yang membuat Mirna minta diantar oleh suaminya saat pertemuan dengan Jessica dan Hani di Grand Indonesia.
Darmawan mengungkapkan, saat pertemuan itu, Mirna enggan menemui Jessica seorang diri, untuk itu ia menunggu sampai Hani tiba dan baru bersama-sama menghampiri Jessica di Kafe Olivier.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya