Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komnas HAM sebut ada pihak adu domba kelompok agama dan pemerintah

Komnas HAM sebut ada pihak adu domba kelompok agama dan pemerintah Komnas HAM. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Komisioner Komnas HAM Hafif Abbas mengatakan ada pihak yang ingin adu domba antara kelompok agama dan pemerintah jika dibiarkan akan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Hafif menilai pihak itu sengaja memanfaatkan situasi.

"Ini kan ada namanya ada 3D, Delay jika semakin berlarut-larut eskalasi masalahnya bakal meluas, Denial saling menyalahkan yang akan menimbulkan friksi-friksi sosial dan Disaster yang mana bencana sosial dengan banyak kepentingan di dalamnya, ada potensi kelompok tertentu memanfaatkannya," ujarnya saat melakukan pertemuan di kantor Kemenkum HAM, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/6).

Hafif juga mengatakan kesenjangan sosial adalah akar dari permasalahan yang terjadi saat ini disebabkan adanya beberapa pengusaha yang menguasai hampir semua sumber daya di sektor ekonomi.

"Kita nomor 4 kesenjangan sosialnya paling tinggi di dunia, bisa berpotensi naik lagi, bayangkan saja ada 4 pengusaha kita yang menguasai hampir setengah kekayaan yang dimiliki penduduk negeri ini," ungkapnya.

Lebih jauh Hafif juga kembali menegaskan bahwa ada pihak tertentu yang ingin memecah belah persatuan bangsa di balik kemiskinan dan kesenjangan ekonomi yang terjadi. "Jadi mereka-mereka yang miskin ini jika berteriak memprotes dianggap anti-Pancasila dan Anti NKRI, nah itu yang di inginkan pihak-pihak tertentu untuk memecah belah bangsa,"tuturnya.

Menurut Hafif pihaknya berharap agar semua persoalan yang terjadi harus secepatnya diselesaikan. Di mana keputusan penyelesaian itu berada di tangan Presiden Joko Widodo.

"Kami di Komnas HAM ingin secepatnya ini berhenti, sudah cukup kegaduhan ini, tetapi kami kembalikan semua keputusan yuridis kepada Presiden," tandasnya. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP