Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komjen Budi diduga bermanuver politik, beranikah Mabes Polri tindak?

Komjen Budi diduga bermanuver politik, beranikah Mabes Polri tindak? Budi Gunawan. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kisruh KPK dengan Polri berawal dari penetapan tersangka calon Kapolri Komjen Budi Gunawan oleh lembaga antirasuah itu. Selang beberapa waktu, Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menuding Ketua KPK Abraham Samad melakukan manuver politik.

Menurut Hasto, penetapan tersangka Budi Gunawan merupakan upaya balas dendam Samad karena gagal menjadi cawapres Joko Widodo (Jokowi). Hasto menyebut Samad marah karena upaya menjadi cawapres digagalkan Budi Gunawan.

Pernyataan Hasto itu secara tidak langsung menyebut-nyebut kalau Budi Gunawan yang merupakan polisi aktif terlibat politik praktis. Budi Gunawan pun telah dilaporkan ke Propram Mabes Polri terkait dugaan manuver politik.

Samad yang dilaporkan dengan kasus sama, Mabes Polri telah mengeluarkan sprindik. Bahkan, disinyalkan Samad bisa menjadi tersangka. Lalu, apakah Polri juga berani menindak Budi Gunawan?

Wakapolri Komjen Badrodin Haiti enggan menjelaskan ketegasan Polri terkait dugaan manuver politik Budi Gunawan. Menurut Badrodin, pertemuan dengan partai politik sah saja dan tergantung pembicaraannya.

"Pertemuan boleh tapi apa yang dibicarakan itu yang harus didalami kalau pertemuan politikus bisa saja Komisi III. Kalau bukan mitranya kan bukan seperti itu karena ada hal-hal dibicarakan antara DPR misalnya politikus di Komisi III," kata Badrodin usai upacara kenaikan pangkat Kabareskrim di Mabes Polri, Kamis (5/2).

Badrodin pun berjanji akan mengecek ke Propam untuk mengklarifikasi. "Akan minta klarifikasi apa menyangkut keperluan tugas atau keperluan lain," ucapnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP