Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komisi VIII bahas yang \'glondongan\', Banggar detailnya

Komisi VIII bahas yang \'glondongan\', Banggar detailnya Alquran. shutterstock/nuttakit

Merdeka.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Ingrid Kansil menyatakan pembahasan pengadaan kitab suci Alquran di komisinya tidak dibahas secara detail. Menurutnya pembahasan secara detail dilakukan di Badan Anggaran (Banggar) DPR.

"Glondongan di komisi. Selanjutnya diserahkan di Banggar," kata Ingrid kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, (5/7).

Istri menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan ini juga menegaskan, untuk hal teknis, seperti harga satuan Alquran, penetapan perusahaan dalam pengadaan itu wilayah eksekutif, dalam hal ini Kementerian Agama. DPR tidak cawe-cawe.

"Dari sisi anggaran secara garis besar kita memahami. Karena pengadaan Alquran tersebut berdasarkan kebutuhan masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim," jelas Ingrid.

Sedangkan anggaran pengadaan kitab suci pada tahun 2012 ini, menurut Ingrid sebesar Rp 50,5 milyar. Tetapi itu bukan hanya untuk kitab suci Alquran saja. Melainkan ada juga kitab suci agama lain, seperti Injil dan lain-lain.

Saat ditanya berapa milyar yang khusus dianggarkan untuk kitab Alquran, Ingrid tidak bisa menjawab. "Wah kalau itu mungkin harus tanya ke rekan Banggar mas, lebih detail," jawabnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP