Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komisi IX Usul Petugas Publik Dapat Booster Vaksin Covid-19 Setelah Tenaga Kesehatan

Komisi IX Usul Petugas Publik Dapat Booster Vaksin Covid-19 Setelah Tenaga Kesehatan Pemkot Bogor Targetkan 120 Ribu Ibu Hamil Jalani Vaksinasi Covid-19. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melkiades Laka Lena, mengusulkan petugas publik mendapatkan booster atau suntikan ketiga vaksin Covid-19 setelah tenaga kesehatan selesai. Sebab pekerja publik butuh perlindungan ekstra karena sering bertemu dengan masyarakat.

"Setelah vaksinasi dengan tenaga kesehatannya selesai, kita mendorong agar petugas publik akan diberikan booster sehingga mereka mendapatkan proteksi yang baik dan tetap melayani masyarakat dengan baik," ujar Melki dalam keterangannya, Jumat (27/8).

Petugas publik ini, kata Melki, termasuk pejabat publik, serta pekerja media yang masih sering turun ke lapangan.

"Petugas dan pejabat publik yang sering ketemu orang dan mengurus covid perlu divaksin booster juga resikonya mirip dengan nakes," kata Melki.

"Teman-teman jurnalis perlu juga diberi booster terutama yang di lapangan kan sering bertemu banyak pihak," sambungnya.

Melki juga mendorong percepatan booster terhadap tenaga kesehatan. Saat ini baru kurang lebih 30 persen tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan booster.

"Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama lagi seluruh tenaga kesehatan sudah bisa dibooster untuk mendapatkan vaksinasi ketiga sehingga bisa memperkuat imunitasnya, memproteksi mereka dalam melaksanakan tugas sehari-hari," ujarnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP